INFO RESMI Selamat datang di Blog Resmi Cak Qodir — Menghadirkan Cerita Hidup, Opini, Galeri Foto Facebook & Video YouTube.
CAK QODIR Menu & Navigasi
Hubungi via WhatsApp

Mengenal Lebih Dekat Cak Qodir, i Megang Sakti Musi Rawas

data:post.title

cak Qodir

Kecamatan Megang Sakti di Kabupaten Musi Rawas, Sumatra Selatan, menyimpan banyak kisah tentang ketekunan tokoh-tokoh lokal yang mendedikasikan hidupnya untuk kemajuan daerah. Salah satu figur paling menonjol di wilayah ini adalah Abdul Qodir, atau yang akrab disapa Cak Qodir. Lahir di Gresik, Jawa Timur, , ia membawa semangat perantauan yang ulet ke bumi Sriwijaya untuk membangun pusat peradaban baru berbasis pendidikan, sosial, dan kemandirian ekonomi.

Kepeduliannya yang mendalam terhadap dunia pendidikan bermula dari keyakinan bahwa kualitas sumber daya manusia adalah fondasi utama pembangunan daerah. Di atas lahan perantauannya, ia merintis Yayasan SIT Al-Furqon dari nol dengan penuh kesabaran dan keikhlasan. Berkat tata kelola yang amanah serta komitmen tinggi terhadap mutu pengajaran, lembaga Islam terpadu tersebut kini tumbuh menjadi salah satu sekolah favorit dan pilihan utama masyarakat setempat.

Aktivitas belajar-mengajar di yayasan ini berkembang sangat pesat dengan jumlah siswa aktif yang kini telah mencapai kisaran 700-an orang. Cakupan jenjang pendidikannya pun dirancang secara lengkap guna memenuhi kebutuhan belajar anak-anak sejak usia dini hingga remaja. Mulai dari Taman Kanak-Kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Sekolah Menengah Atas (SMA), hingga lingkungan pondok pesantren berdiri terpadu untuk mencetak generasi yang cerdas secara intelektual dan berakhlak mulia.

Tidak berhenti pada lembaga formal, Cak Qodir juga memperluas jangkauan pendidikan nonformal melalui pendirian Lembaga Kursus Al-Qolam. Lembaga yang telah konsisten melayani masyarakat sejak tahun 2006 ini menjadi wadah strategis bagi para peserta didik untuk mengasah berbagai keterampilan fungsional yang relevan dengan kebutuhan praktis sehari-hari.

Untuk merespons tantangan dunia kerja modern dan menekan angka pengangguran, ia mendirikan Lembaga Pelatihan Kerja Bina Satri Mandiri (BSM). Lembaga vokasi ini digagas khusus untuk membekali pemuda lokal dengan keahlian teknis yang aplikatif, sehingga mereka memiliki daya saing tinggi untuk terserap di dunia industri maupun membuka usaha mandiri.

Kepedulian sosialnya semakin nyata melalui kehadiran Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Bina Satri Mandiri. Lembaga ini menjadi jembatan penyelamat bagi warga di Megang Sakti dan sekitarnya yang sempat putus sekolah namun memiliki tekad kuat untuk menempuh pendidikan kembali. Melalui program kesetaraan Paket A, Paket B, dan Paket C, ratusan warga kini terbantu dalam memeroleh ijazah resmi negara guna memperbaiki masa depan mereka.

Di luar sektor pendidikan, jiwa kewirausahaan Cak Qodir mendorongnya untuk menggerakkan roda ekonomi kerakyatan melalui berbagai lini bisnis riil. Langkah ini diambil untuk menjawab keterbatasan akses teknologi digital di wilayah perdesaan pada masa awal perintisannya. Ia mendirikan toko komputer BSM yang menyediakan perangkat keras, laptop, serta layanan servis perbaikan elektronik bagi instansi, sekolah, dan masyarakat luas.

Kebutuhan administratif dan publikasi di Musi Rawas juga difasilitasi melalui usaha percetakan yang dikelolanya secara profesional. Usaha ini melayani berbagai keperluan dokumen, baner, atribut sekolah, hingga perlengkapan instansi. Guna mendukung konektivitas digital di pedesaan, Cak Qodir mengembangkan BSM Network yang berfokus pada penyediaan infrastruktur jaringan komputer dan instalasi internet yang andal.

Ekspansi teknologi tersebut dilengkapi dengan layanan pembuatan serta pemasangan tower triangle untuk memperluas jangkauan komunikasi di wilayah perkebunan dan permukiman. Selain itu, ia menghadirkan BSM CCTV sebagai solusi pengamanan modern bagi rumah tinggal, toko, maupun perkantoran. Seluruh unit usaha dan lembaga sosial ini berjalan dalam ekosistem sinergis yang saling menopang di bawah kepemimpinannya.

Pengabdian panjang Abdul Qodir membuktikan bahwa batas geografis bukan halangan untuk menghadirkan perubahan besar. Dari tanah Gresik hingga mengakar di Megang Sakti, ia telah mewariskan kerja nyata yang mengangkat martabat masyarakat melalui pendidikan, pembukaan lapangan kerja, dan transformasi digital yang berkelanjutan di Sumatra Selatan.

Cak Qodir

Penulis: Cak Qodir

Penggiat kemasyarakatan, pemerhati wirausaha & UMKM, serta penulis catatan inspirasi hidup. Berbagi pengalaman nyata untuk kemaslahatan bersama.

Ingin Berdiskusi atau Menjalin Kerja Sama?

Sampaikan pertanyaan, masukan, atau ajakan silaturahmi langsung melalui WhatsApp resmi Cak Qodir.

Diskusi via WhatsApp
Tautan artikel berhasil disalin ke clipboard!