Inspirasi positif dalam menjalani kehidupan bisa
datang dari mana saja. Salah satunya adalah dengan membaca kumpulan
kata-kata inspirasi kehidupan yang ada pada artikel ini. Dijamin kamu
akan mendapatkan pencerahan untuk melakukan hal-hal yang baik setelah
membacanya.
Saat kamu mendapatkan masalah, keinginan tidak
segera terwujud, atau merasakan patah hati, apa yang kamu rasakan?
Mungkin saja kamu akan merasa kehilangan semangat dan pasti rasanya
sangat mengecewakan dan menyedihkan. Karena itulah kehidupan, tidak akan
selalu diselimuti dengan perasaan bahagia.Terkadang kamu juga akan terjatuh dan tertimpa masalah sehingga rasa sesal dan keputusasaan kerap mengampiri. Namun, jangan khawatir karena rasa sesal itu wajar. Hal terpenting adalah bagaimana kamu bisa bangkit dari penyesalanmu dan mulai lembaran baru yang lebih baik lagi.
Supaya tetap merasa semangat dalam menjalani roda kehidupan yang terus berputar, baca kumpulan kata-kata inspirasi di bawah ini, yuk! Dijamin semangat dalam dirimu akan muncul kembali setelah membaca dan merasapinya.
1. Bersabarlah
Tetap sabar, semangat, dan tersenyum. Karena kamu sedang menimba ilmu di Universitas Kehidupan. Allah menaruhmu di tempatmu yang sekarang bukan karena kebetulan. Dahlan IskanKehidupan yang kamu jalani sekarang ini penuh tidak ketidakpastian. Terkadang kamu merasa bahagia, kadang juga mendapatkan kesulitan yang membuatmu kehilangan kesabaran dalam menghadapinya.
Namun, kamu harus tetap bersabar dan semangat. Tuhan tidak akan memberikan masalah kalau tidak ada jalan keluarnya. Jika sedang dalam kesulitan, ingatlah kata-kata motivasi sukses dari Dahlan Iskan ini.
2. Pentingnya Agama
Agama buat di akhirat, harta buat kehidupan di dunia. Di dunia orang yang tidak berharta berasa susah hati, tetapi orang yang tidak beragama merasa lebih sengsara. Abu Bakar Ash-ShiddiqKebanyakan orang berlomba-lomba mencari harta demi kehidupan duniawi yang lebih baik. Mereka bekerja dari pagi hingga sore, terkadang juga lembur hingga malam dan akhirnya lupa beribadah. Apapun dilakukan hanya karena ingin mencapai kehidupan yang layak, tetapi melupakan pentingnya mendekatkan diri kepada Tuhan.
Padahal sebagai umat beragama sudah sepantasnya untuk selalu mengingat Tuhan dengan tidak melupakan ibadah demi keselamatan dunia dan akhirat. Sesibuk-sibuknya kamu dalam beraktivitas, jangan sampai kamu melupakan Tuhanmu. Toh, hartamu yang berlimpah tidak akan pernah cukup untuk membayar tiket masuk surga.
3. Cinta Kepada Allah Tak Akan Hilang
Benar, mencintai makhluk itu sangat berpeluang mengalami kehilangan. Kebersamaan bersama makhluk juga berpeluang mengalami perpisahan. Hanya cinta kepada Allah yang tidak. Ketika Cinta Bertasbih, Habiburrahman El ShirazyKamu pernah menonton film Indonesia berjudul Ketika Cinta Bertasbih? Kisah yang pernah populer di Indonesia ini memiliki makna yang sangat dalam. Salah satu kutipan dalam film ini yang akan menyadarkanmu adalah kata-kata motivasi islami di atas.
Ketika kamu mencintai seseorang, pasti ada peluang untuk kehilangannya. Namun, ada satu cinta yang akan kekal dan abadi yaitu mencintai Allah.
4. Allah Maha Pelindung
Jika kehidupan ini mudah berubah, mengapa kita tidak meminta selalu perlindungan dari-Nya? Yusuf MansurSaat ini kamu mungkin selalu diberi kesehatan, rezeki yang berlimpah, dan umur yang panjang. Namun, bukankah dalam kehidupan ini tidak ada yang pasti? Kamu tidak akan pernah tahu apa yang akan terjadi esok hari, kemungkinan terburuk itu pasti ada.
Ingatlah bahwa Allah SWT itu Maha Pelindung bagi umatnya yang beriman dan bertakwa. Maka dari itu, selagi kamu masih hidup akan lebih baik jika selalu meminta perlindungan dari-Nya.
5. Hanya Tuhan yang Bisa Menilai
Aku menyebut diriku muslim saja aku tidak berani, karena itu merupakan hak prerogatifnya Allah untuk menilai aku ini muslim atau bukan. Emha Ainun NadjibDi era modern ini, banyak orang yang pamer iman dan ibadahnya melalui status-status di media sosial seperti Instagram, Twitter, Facebook, dll. Tidak sedikit pula yang berani menghakimi tingkat keimanan orang lain. Dengan kata lain, mereka menilai baik buruknya perbuatan seseorang dan mengaitkannya dengan agama.
Padahal hanya Allah yang berhak menilai apakah yang kamu lakukan ini sesuai dengan kaidah agama atau tidak. Jadi, berhentilah memamerkan amal serta ibadahmu dan janganlah kamu menghakimi keimananan seseorang.
0 komentar:
Post a Comment